Kesehatan

Terungkap! Benarkah Cukur Bulu Makin Lebat? Ini Fakta Medis yang Jarang Diketahui

0

0

matajambi |

Senin, 16 Feb 2026 15:35 WIB

Reporter : Adri

Editor : Adri

Mitos atau Fakta, Benarkah Cukur Bulu Bikin Makin Lebat? Ini Penjelasan Medisnya - (freefik)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

MATAJAMBI.COM - Anggapan bahwa cukur bulu makin lebat masih sering menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Tidak sedikit orang percaya bahwa mencukur bulu di area kaki, ketiak, maupun wajah dapat membuat rambut tumbuh lebih tebal dan kasar. Padahal, secara medis, keyakinan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Kekhawatiran ini biasanya muncul setelah seseorang melihat perubahan pada bulu yang tumbuh kembali setelah dicukur. Banyak yang merasa rambut tubuh menjadi lebih kaku, tampak lebih gelap, bahkan terlihat tumbuh lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Kondisi inilah yang kemudian memunculkan kesan bahwa cukur bulu makin lebat benar-benar terjadi.

Secara ilmiah, mencukur hanya memotong batang rambut di permukaan kulit tanpa memengaruhi akar atau jumlah folikel rambut. Artinya, proses ini tidak merangsang pertumbuhan rambut menjadi lebih tebal.

Ujung rambut yang terpotong memang menjadi rata, berbeda dengan rambut alami yang meruncing. Bentuk ujung yang rata tersebut membuat rambut terasa lebih kasar saat tumbuh kembali, namun ketebalannya tetap sama.

Baca Juga:

Ramadan 1447 H Jatuh Tanggal Berapa? Ini Jadwal Pengamatan Hilal dan Sidang Isbat 2026

Faktor utama yang menentukan tebal tipisnya bulu tubuh adalah genetik dan hormon. Perubahan hormon saat pubertas, kehamilan, atau kondisi medis tertentu dapat memengaruhi pertumbuhan rambut. Selain itu, pertambahan usia juga dapat mengubah pola pertumbuhan bulu pada seseorang.

Dalam beberapa kasus, pertumbuhan bulu berlebih pada wanita bisa berkaitan dengan gangguan hormon seperti Sindrom Ovarium Polikistik.

Kondisi tersebut menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang memicu rambut tumbuh lebih banyak di area tertentu. Namun, mencukur bukanlah penyebab utama rambut menjadi semakin lebat.

Bagi yang tetap memilih mencukur demi kenyamanan atau penampilan, penting memperhatikan cara yang tepat agar kulit tetap sehat. Gunakan alat cukur yang bersih dan tajam, basahi kulit dengan air hangat sebelum mencukur, serta aplikasikan krim atau gel cukur untuk menjaga kelembapan.

Setelah selesai, gunakan pelembap untuk membantu mencegah iritasi.

Baca Juga:

Jelang Ramadan, Harga TBS Sawit Jambi Terkoreksi Rp45, Ini Daftar Lengkapnya

Jika setelah bercukur muncul kemerahan, rasa gatal, atau bulu tumbuh ke dalam, sebaiknya beri waktu bagi kulit untuk pulih sebelum mencukur kembali.

Memilih produk perawatan yang lembut juga dapat membantu menjaga kondisi kulit tetap optimal.

Dengan demikian, anggapan bahwa cukur bulu makin lebat merupakan mitos yang tidak terbukti secara medis. Pertumbuhan dan ketebalan bulu lebih dipengaruhi faktor internal seperti hormon dan genetik, bukan karena frekuensi mencukur. Jadi, tidak perlu khawatir rambut akan tumbuh semakin tebal hanya karena rutin dicukur.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER