Beberapa di antaranya adalah penyebaran hoaks di media sosial, aksi premanisme, provokasi yang memicu konflik sosial, hingga berbagai tindak kriminal yang dapat merusak persatuan dan ketenteraman masyarakat.Para peserta apel diajak untuk menjadi bagian dari solusi dengan aktif menjaga lingkungan masing-masing serta memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan aparat keamanan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.
Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan dari Kapolda Jambi kepada Pemerintah Kota Jambi atas keberhasilannya menjalankan Program Kampung Bahagia sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam membangun lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis bagi masyarakat.
Acara kemudian ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama serta sesi foto seluruh peserta sebagai simbol penguatan sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan daerah.Kemas Faried berharap semangat kolaborasi yang terbangun melalui Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas dapat terus dijaga dan ditingkatkan.
Menurutnya, keamanan merupakan modal utama dalam mendukung pembangunan, investasi, serta kesejahteraan masyarakat.
"Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Dengan sinergi seluruh elemen, kita optimistis Kota Jambi akan terus tumbuh sebagai daerah yang damai, maju, dan nyaman bagi masyarakat," tegasnya.